Aku berharap, kamu adalah wanita yang shalihah yang mampu menjaga kesucian dirinya. Terkadang, aku bertanya-tanya, siapakah yang akan menjadi jodoh dunia akhiratku kelak.
Duhai jodohku, setiap hari aku tambatkan namamu di dalam do'aku. Menyebut namamu dengan tulus dan ikhlas.
"Ya Allah, jagalah selalu jodohku di sana. Persatukanlah kami pada waktunya tiba. Ya Allah, siapakah sebenarnya jodoh dunia akhirat itu?
Wahai calon makmumku, masih setiakah engkau hari ini untuk mempersiapkan diri? Masih tetapkah hari ini engkau memantaskan diri? Aku masih setia dan tetap menata diri agar kelak diri ini pantas disandingkan bersamamu.
Aku ingin mencintaimu dalam taqwa karena Allah. Yang saling membina untuk mencapai jannah-Nya. Aku ingin rumah tangga kita dipenuhi dengan mahligai kebahagiaan cinta. Yang selalu menjadikan Allah sebagai sandaran cinta, dan Rasulullah sebagai suri tauladannya.
Siapakah engkau wahai calon makmumku? Ia kah seseorang yang dekat bersamaku saat ini? Ataukah seseorang yang dulu pernah mengisi ruang hati? Atau mungkin seseorang yang pernah aku ikhlaskan? Bahkan, mungkinkah seseorang yang kelak Allah kirim pada saat itu tiba?
Entahlah... Sebab cinta memang misteri yang indah adanya. Ia adalah misteri yang selalu aku kagumi kehadirannya.
Duhai calon makmumku, semoga Allah selalu bersamamu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar